Seburuk-buruk ulama di bawah kolong langit adalah yang memasuki lorong-lorong istana “KEPRESIDENAN” dan amnesia terhadap kebatilan mereka.

Bahkan sekarang setelah diundang malah muji-muji, “keberpihakan (titik-titik) terhadap ekonomi ummat luar biasa”

Dulu berkata begini