Pernyataan Syaikh Aiman Adz Dzawahiri, selaku tangan kanan dari Syaikh Usamah bin Ladin, pemimpin organisasi Al Qoidah (Al Qaeda).

Beliau berkata bahwasanya Syaikh Usamah bin Ladin (Osama bin Laden), itu dulu berasal dari organisasi Ikhwanul Muslimin di sektor Jazirah Arab.

Lihat : https://youtu.be/o-dc5GY6ChQ

Sama seperti Syaikh Aiman Adz Dzawahiri juga, beliau juga berasal dari jamaah organisasi Ikhwanul Muslimin. Yang kemudian mendirikan Al Qoidah bersama sama dengan Syaikh Usamah bin Ladin.

***
Adapun Abu Bakar Al Baghdadi, pemimpin ISIS itu sendiri, berdasarkan pernyataan Syaikh Yusuf Al Qordhowy, sebenarnya juga berasal dari organisasi Ikhwanul Muslimin.

Lihat pernyataan beliau mulai dari menit 1 : 45

https://youtu.be/1WHUULMqbqo

Mengenai hubungan Abu Bakar Al Baghdadi dengan Al Qoidah, maka ini saya rasa cukup jelas. Abu Bakar Al Baghdadi pernah bergabung dengan Al Qaeda.

Hanya saja pasca Syaikh Usamah bin Ladin meninggal, dan ketika terjadi konflik di Suriah. Maka Abu Bakar Al Baghdadi melepaskan diri dari Al Qaeda, dan memproklamirkan ISIS.

Adapun Al Qaeda sendiri pasca meninggal nya Syaikh Usamah bin Ladin, dipimpin oleh Syaikh Aiman Azh dzawahiri sampai sekarang.

****
Semua pernyataan Syaikh Aiman Azh dzawahiri dan Syaikh Yusuf Al Qordhowy itu, sebenarnya membantah pernyataan Syaikh Adil Al Kalbani yang beranggapan DAISY atau ISIS itu berasal dari Salafiyyah.

Video wawancara di suatu stasiun televisi, yang banyak dishare oleh teman teman pro Ikhwanul Muslimin yang dilakukan pada tahun 2016 itu.

Maka itu sebenarnya hanya pengulangan dari apa yang pernah beliau sampaikan pada tahun 2014, melalui akun Twitter beliau.

Pernyataan beliau pada tahun 2014 ini, langsung dibantah dan disanggah oleh Syaikh Sholeh bin Fauzan Al Fauzan.

Lihat bantahan Syaikh Al Fauzan terhadap pertanyaan yang disampaikan berkaitan dengan isi Twitter Syaikh Adil Al kalbani :

https://youtu.be/NOwiJtxm-JA

***
Bottom line nya, sebenarnya penjelasan Ustadz Syafiq Reza Basalamah itu sebenarnya benar dan tidak ada masalah dengan hal itu.

Yah mungkin beda jika sejak awal manhaj seseorang itu memang menyimpang manhajnya dari manhaj Salaf, walaupun klaim nya dia selalu ngaku ngaku bermanhaj Salaf.

Maka wajar jika orang tersebut bermasalah dengan pernyataan dan penjelasan Ustadz Syafiq Reza Basalamah itu.

Mari kita sama-sama saling introspeksi diri kita sendiri saja. Jangan jangan kita itu hanya faham manhaj sekedar jenggotan, celana cingkrang, dan pakai cadar bagi wanita; maka itu sudah jaminan bahwa manhaj nya pasti benar.

Padahal ya belum tentu. Manhaj itu lebih berkaitan dengan Aqidah dan pemahaman, bukan tampilan luar.

Jika ada orang yang tampilan luarnya “nyunnah”, maka bolehlah kita Husnudzon.

Namun jika ternyata nampak bagi kita, bahwa pemahaman dan Aqidah nya yang tersembunyi itu ternyata menyimpang manhaj nya. Maka janganlah tampilan dzohirnya itu menghalangi kita untuk mengatakan, bahwa dia menyimpang dari manhaj Salaf Ahlus Sunnah wal Jama’ah.