Sebenarnya mempelajari kristologi dan judaisme itu, bisa melengkapi pemahaman kita mengenai ayat-ayat Allâh di dalam Al Qur’an berkenaan dengan Ahlul Kitab.

Dan ayat-ayat yang berkenaan dengan Ahlul Kitab itu sebenarnya cukup banyak

***

Diskusi :

Pernah tahu hadits mengenai marahnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada sahabat Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu karena membawakan dalil dari Taurat?

Nah lebih baik kita baca dan tadaburi Qur’an kita sendiri daripada membaca kitab agama lain yang sudah rawan editan, belum lagi hati kita rawan syubhat. Jadi kalau ustad Yazid pernah bilang “jangan sok” merasa sudah kuat iman lalu mencoba-coba mencari ilmu dari ahlul bid’ah dan sebangsanya, apalagi orang kafir. Bukan bidang kita belajar begitu. Biar mereka para da’i kristolog yang memang ditakdirkan Allah Ta’ala membantah orang2 kafir dan In syaa’ Allah sebagai wasilah hidayah bagi mereka. Mari kita sibukkan menuntut ilmu pada ulama2 Salaf yang tidak pernah habis ilmunya sampai mati kita nanti. Wallahu a’lam..

 

Jawab :

Pernah tau Rasulullah menyuruh Zaid bin Tsabit untuk mempelajari bahasa Ibrani yang digunakan oleh orang Yahudi?

Lagipula hadits Umar bin Khoththob itu bukan dalam konteks Umar membawakan dalil dari Taurat, namun Umar sedang membuka dan membaca Taurat dengan tanpa ada suatu keperluan. Ini dua hal yang berbeda.

Adapun berdalil dengan Taurat pernah dilakukan sendiri oleh Rasulullah untuk mengalahkan argumentasi Yahudi, sesuai dengan hadits berikut ini.

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الْهَمْدَانِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَسْلَمَ حَدَّثَهُ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ أَتَى نَفَرٌ مِنْ يَهُودٍ فَدَعَوْا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْقُفِّ فَأَتَاهُمْ فِي بَيْتِ الْمِدْرَاسِ فَقَالُوا يَا أَبَا الْقَاسِمِ إِنَّ رَجُلًا مِنَّا زَنَى بِامْرَأَةٍ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ فَوَضَعُوا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وِسَادَةً فَجَلَسَ عَلَيْهَا ثُمَّ قَالَ بِالتَّوْرَاةِ فَأُتِيَ بِهَا فَنَزَعَ الْوِسَادَةَ مِنْ تَحْتِهِ فَوَضَعَ التَّوْرَاةَ عَلَيْهَا ثُمَّ قَالَ آمَنْتُ بِكِ وَبِمَنْ أَنْزَلَكِ ثُمَّ قَالَ ائْتُونِي بِأَعْلَمِكُمْ فَأُتِيَ بِفَتًى شَابٍّ ثُمَّ ذَكَرَ قِصَّةَ الرَّجْمِ نَحْوَ حَدِيثِ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ

Beberapa orang yahudi datang & mengundang Rasulullah untuk hadir ke Quff (tempat dekat Madinah), lalu beliau mendatangi mereka di tempat yg biasa mereka gunakan untuk mengaji. Mereka berkata, Wahai Abul Qasim, seorang laki-laki di antara kami berzina dgn seorang wanita, maka tetapkanlah hukum bagi mereka. Mereka lantas memberi bantal Rasulullah untuk digunakan duduk, beliau pun duduk. Kemudian beliau minta diambilkan Taurat, naskah Taurat itu lalu diberikan kepada beliau. Beliau menarik bantal yg didudukinya & meletakkan Taurat tersebut di atasnya seranya bersabda:
Aku beriman kepadamu & kepada Dzat Yang menurunkanmu. Setelah itu beliau bersabda:
Hadirkanlah kepadaku orang yg paling paham di antara kalian. Lalu dihadirkanlah seorang pemuda, lalu ia menyebutkan kisah rajam sebagaimana hadits Malik dari Nafi’. [HR. Abudaud No.3859].

 

Jawab :

Jangan terlalu ditakut takuti, dan juga jangan terlalu bebas diumbar. Yang proporsional saja

Dakwah kepada Ahlul Kitab itu adalah suatu dakwah khusus yang Allâh perintahkan dalam QS Al Ankabut : 46.

 

Tanya :

Bgmn hadis tentang rosul yg menegur umar saat membaca taurat ?

Jawab :

Dijama’ dengan hadits hadits yang membolehkan nya, sebagaimana yang telah disebutkan

Advertisements