Jika kita hanya bisa memetik buah, maka kita akan bergantung kepada yang memberikan kita buah.

Enak memang memetik buah yang sudah matang, dikupaskan lagi oleh orang yang memberikan kita buah, dan kita tinggal makan.

Namun jika kita belajar darinya menanam buah “di dalam diri kita”, maka kita akan dapat membantu nya membagikan buah.

Maka dari itu kita diajarkan untuk selalu berdoa, “robbii zidnii ‘ilman, warzuqnii fahman”

(Ya Allah Rabb ku, berikanlah aku tambahan ilmu. Dan berikanlah aku rizqi pemahaman)

Advertisements