Isra Mi’roj itu untuk diimani, bukan untuk diperingati.

Mengimani bahwa Dzat Allah tinggi di atas langit, bersemayam di atas Arsy. Dan i’tiqod ini tidak hanya diimani demi peringatan setahun sekali.

Untuk kemudian pada hari hari selain peringatan isro mi’roj, berganti ke Aqidah keimanan ala asy’ariyyah dengan ber i’tiqod Allah ada tanpa tempat dan tanpa arah.

Advertisements