Kita itu harus bersyukur karena Allah memberikan kita nikmat berupa Ulil Amri, dan mengangkat cobaan berupa penguasa Kafir.

Beliau adalah Ulil Amri karena beliau Muslim dan melaksanakan sholat, walaupun beliau terpilih melalui mekanisme demokrasi yang batil dan menyimpang dari syariat.

Karena sunnah dan manhaj Salaf itu memang membedakan hukum antara “Mekanisme Proses” dan “Hasil”.

***
Secara sudut pandang hukum masalah “Hasil”, maka beliau adalah Ulil Amri karena beliau menang, berkuasa, muslim, dan melakukan sholat.

Walaupun secara sudut pandang hukum masalah “Mekanisme Proses”, beliau menang, berkuasa, dan diangkat melalui mekanisme yang bertentangan dengan syariat.

***
Maka dari itu wahai saudaraku, kembali lah dan ikutilah sunnah dan manhaj Salaf.

Tinggalkanlah dari mengikuti jalannya para haroki
Tinggalkanlah dari mengikuti jalannya para Takfiri
Tinggalkanlah dari mengikuti jalannya para Khowarij

Tinggalkanlah dari mengikuti jalannya para “pramuka” yang di sini senang dan di sana senang.
Tinggalkanlah dari mengikuti jalannya para Free Thinker.
Tinggalkanlah dari mengikuti jalannya para Pluralis Manhaj.

Mereka itu sebenarnya hanya mengikuti hawa nafsu yang diselimuti oleh “bumbu” racikan gorengan mereka.

Jika itu sesuai keinginan hawa nafsu, mereka dukung. Jika itu tidak sesuai dengan keinginan hawa nafsu, maka mereka tinggalkan.

Advertisements