Cara memahami kerangka manhaj Salaf Ahlus Sunnah, agar dapat belajar dan memahaminya dengan cara yang mudah dan terstruktur
———-
Pembahasan manhaj Salaf Ahlus Sunnah Wal Jama’ah itu, kalau kita melihat dari Tahdzib (penataan) yang dilakukan oleh Syaikh Abdul Akhir Al Ghunaimi terhadap Syarh Aqidah Ath Thohawiyyah nya yang ditulis Syaikh Ibnu Abil Izz.

Maka kerangka pemahaman nya kembali kepada kerangka rukun Iman yang Enam itu.

Ada juga model kerangka yang lain, sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Asy Sya’thiby dalam kitab beliau Al I’tishom dengan membaginya kepada perkara yang termasuk Kulliyah, dan perkara yang termasuk juz’iyyah.

***
Tulisan kita kemarin lebih mengacu ke model kerangka Tahdzib yang dilakukan Syaikh Abdul Akhir Al Ghunaimi, karena kami merasa itu lebih sistematis dan lebih mudah untuk difahami.

Kemarin kami baru membahas penyimpangan manhaj dalam masalah rukun Iman kepada Allah. Yang mana firqoh firqoh tersebut memiliki i’tiqod bid’ah dalam masalah keimanan nya kepada Allah, dan meninggalkan atau menentang Sunnah dan manhaj Salaf.

Pembahasan itu belum selesai sebenarnya, kita belum membahas masalah penyimpangan manhaj dalam masalah memahami definisi Iman. Yang mana ini juga mengeluarkan firqoh firqoh sesat yang menyimpang dari manhaj Salaf Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Hal ini masuk dalam pembahasan kerangka rukun iman kepada Allah dalam pembahasan manhaj.

Tulisan berikutnya mungkin akan kita tulis tulisan ringan seperti kemarin mengenai hal itu, insya Allah

Advertisements