Masih berkaitan dengan status saya mengenai pertanyaan “apakah antum merasa kurang nyaman? ” yang saya buat sebelumnya.

Yang mana status ini sampai saya buat dua kali untuk menanyakan kepada teman teman FB saya.

Ini saya tanyakan karena teman teman FB itu saya fahami seperti tetangga saya sendiri, walaupun hanya sekedar di media sosial.

Dalam artian karena saya tetangga mereka, maka saya juga berkewajiban menjaga kenyamanan diri mereka selama berteman di akun pribadi saya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَاللهِ لَا يُؤْمِنُ ، وَاللهِ لَا يُؤْمِنُ ، وَاللهِ لَا يُؤْمِنُ . قِيْلَ: وَ مَنْ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ : الَّذِيْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ.

“Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman,” ditanyakan, “Wahai Rasulullah, siapa dia?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya”

[Shahîh. HR al-Bukhâri (no. 6016) dan Ahmad (II/288, 336).]

***
Dengan berdasarkan hadits itu, melihat fakta keresahan yang terjadi, dan beberapa masukan yang datang kepada saya (baik via inbox ataupun comment) seperti :

“Ingin mencari faidah ilmu dari status tulisan-tulisan yang saya bikin, tapi terganggu dengan oknum yang suka mancing sana mancing sini, bikin suasana jadi keruh”

“Terganggu dengan oknum yang hanya ingin mencari hal-hal yang sesuai dengan hawa nafsunya saja, tanya-tanya hanya untuk mancing, dan tidak ada niat mencari ilmu”.

Dan lain lain semisal.

Maka saya mempertimbangkan bahwa sepertinya memang benar ada beberapa akun oknum yang membikin warga yang berteman dengan FB saya geram dan tidak nyaman.

Ada akun oknum yang tidak ada niat untuk menjadi tetangga yang baik.

Dan sepertinya ini adalah tanggung jawab saya sebagai pemegang akun untuk membuat suasana kembali nyaman dan kondusif.

***
Beberapa nama akun sudah masuk dalam list pertimbangan saya, untuk tinggal saya unfriend nanti.

Peringatan ini sebenarnya pernah pernah saya tulis pada status saya yang sebelumnya, tapi sepertinya peringatan ini “diremehkan”.

Lihat : https://m.facebook.com/story.php…

***
Jika antum juga memiliki masukan siapa saja yang harus di unfriend agar antum nyaman kembali menjadi “tetangga” saya, maka silakan comment.

Tapi pake inisial saja ya, atau boleh juga pake isyarat yang saya mengerti. Jangan sebut nama.

Nanti masukan anda akan saya pertimbangkan, dan keputusan tetap pada saya.

Kebijakan yang saya ambil adalah “Kalau tidak bisa dibina, ya terpaksa kita binasakan”.

Setelah hari ini, maka seperti jeda waktu yang diberikan kepada kaum Tsamud yakni jeda tiga hari.

Maka tiga hari kemudian akun itu akan saya unfriend insya Allah.

Silakan bersenang senang dulu di lapak akun saya selama 3 hari.

***
Tanya :
kenapa hanya di unfriend saja dan tidak diblokir?

Jawab :
Sebagian orang yang meng-add saya ada yang ingin mendapatkan manfaat dan faedah dari tulisan tulisan saya.

Maka dari itu saya tidak memblokir nya, cukup unfriend saja.

Silakan pakai fitur “follow” jika masih ingin mencari faedah dan manfaat dari tulisan tulisan saya.

Ini cukup bisa mengakomodir, dan saya juga bisa melindungi para tetangga saya yang sholeh dari gangguan mereka.

Baarokallahu fiik

Advertisements