Saya mencoba mengamati perkataan imam Madzhab yang melarang untuk taqlid secara membabi buta. Baik itu Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad.

Perkataan beliau semua itu umum. Maka dari itu jika kita tarik secara global, bisa jadi ada orang yang mengambil atau mengikuti manhaj yang haq dengan hanya bermodalkan taqlid kepada tokoh dan orang yang benar saja.

Maka dari itu jika kita lihat kenyataan, memang ada dua jenis golongan yang mengikuti manhaj yang haq :
1. Golongan yang hanya mengandalkan taqlid kepada orang yang tepat saja.
2. Golongan yang memahami dengan berdasarkan hujjah dan dalil dalam menerangkan manhaj Salaf.

***
Apakah golongan orang yang hanya bisa taqlid itu salah? Tidak salah jika mereka memang tidak mampu dan tidak bisa menggali langsung dari sumbernya.

Maka asal sesuai kebutuhan, maka tidak mengapa mengikuti orang yang dia percayai ketokohan dan keilmuan nya, walaupun dia tidak memahami dalilnya.

Sekali lagi, asal sesuai kebutuhan dan tidak berlebih lebihan. Tidak ghuluw, fanatik, dan cenderung mengkultuskan.

Advertisements