1. Definisi
Baik secara bahasa ataupun secara istilah.

2. Syarat
Baik itu syarat sah ataupun syarat wajib.

Syarat itu adalah sesuatu yang harus terpenuhi terlebih dahulu, sebelum dia melakukan suatu amalan. Syarat itu letaknya berada di luar praktek amalan

Syarat sah itu lebih berkaitan kepada hal hal yang berhubungan langsung dengan amalan itu. Seperti misal harus dalam keadaan suci dulu sebelum sholat.

Sedangkan syarat wajib itu lebih berkenaan dengan sang pelaku amalan. Seperti misal jika seorang muslim telah baligh, maka dia wajib untuk sholat 5 waktu karena sudah terpenuhi syarat nya.

3. Rangkaian praktek yang meliputi : Rukun, wajib, dan Sunnah

Rukun, jika tidak dilakukan maka batal amalan tersebut .

Wajib, jika tidak dilakukan maka berdosa, namun tidak batal amalannya. Kadang harus ditebus dengan amalan tertentu.

Sunnah, jika tidak dilakukan tidak berdosa dan tidak batal amalannya. Tapi amalannya menjadi kurang sempurna atau kurang afdhol.

Tidak semua amalan memiliki paket komplit seperti rukun, wajib, dan Sunnah nya. Contoh paling ideal yang memiliki paket komplit adalah amalan ibadah sholat.

4. Larangan dan hal-hal yang membatalkan.

5. Dalil-dalil untuk istidlal dan istinbath untuk 4 hal diatas.

6. Pendapat pendapat ulama dan perbedaannya pada 5 hal di atas

7. Pembahasan dan tarjih untuk 6 hal diatas.

***
Tambahan di luar “pakem” standar :

8. Hikmah dan nasehat nasehat.

9. Pembahasan kontemporer menambahkan pertimbangan yang bersifat sosiologi, psikologi, dan kultural. Namun ini tidak Standart sebenarnya.

Orang yang lebih cenderung ke Liberal dan Kultural Nusantara biasanya suka dengan dua point terakhir ini, terutama point ke 9.

Bahkan kadang kadang menjadikan itu sebagai penentu dari seluruh point sebelumnya.

Advertisements