Terungkapnya skandal Zulaikho gate yang menampilkan performa akhlak halus dan lembut dalam tutur kata dan penyampaian itu, alhamdulillah mulai banyak memberikan manfaat bagi kita.

Sandiwara pluralisme manhaj, terutama antara manhaj salaf dan manhaj takfiri, alhamdulillah mulai jelas bagi ummat dan “ummahat”.

Apakah tidak ada Ikhwan atau bapak-bapak baper yang ikut terfitnah dengan sandiwara ini?

Yah, kelemahan laki laki kan di mata. Sedangkan kelemahan wanita itu di suara.

Mengingat performa dan penampilan Zulaikho yang cukup cantik dan lembut, saya kira banyak juga ikhwan dan bapak bapak macho yang terperangkap.

Apalagi kalau Zulaikho sudah sampai “sumpah” dan bilang “I love you”. Klepek klepek tuh para Ikhwan.

***
Mengingat Grand scenario pluralisme manhaj, maka kasus Zulaikho sang musang berbulu domba itu sebenarnya hanya riak dari gelombang besar yang hendak dihembuskan.

Gelombang pendukung Zulaikho dengan mengatasnamakan “pengamat komunitas, ” atau yang disebut sebagai “free thinker”, itu yang saya pikir juga harus diwaspadai juga sebagai agent agent pluralisme manhaj.

Para pluralis manhaj dengan kode sandi “burung” dan “kalajengking” itu sepertinya makin gerah, dan makin membuat keributan.

Advertisements