Nahnu du’aat wa laa qudhoot
(Kita ini dai, bukan hakim)

Pertanyaannya, sejak kapan da’i itu tidak boleh mentahdzir (memperingatkan akan bahaya sesuatu) ?

Hakim itu kerjaannya menghukum, bukan mentahdzir. Da’i itu kerjaannya menasehati dan memperingatkan dengan berdasarkan ilmu. Baik itu memperingatkan akan suatu masalah kebaikan, ataupun memperingatkan akan suatu bahaya.

Nah masalah ada orang yang kebablasan dan keterlaluan dalam mentahdzir nya, maka itu perkara yang beda lagi.

Ini sama juga dengan seorang hakim yang keterlaluan dalam menjatuhkan hukuman, atau bersikap tidak adil dalam menghukum.

Dan telah lewat tulisan kami mengenai bersikap muwazanah terhadap manhaj muwazanah.

Advertisements