Di balik kekokohan itu ada kelembutan. Dan semuanya itu berdasarkan ilmu.

Di samping belajar ilmu mengenai manhaj, perlu juga kita belajar ilmu mengenai fiqh.

Maka dari itulah rasulullah shalalloohu alaihi wa sallam bersabda,

Man yuridillaahu bihi khoiron yufaqqihhu fid diin.

“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah faqih kan dia dalam masalah agama ” (Hr. Bukhori Muslim)

****
Syahdan Abu Dzar berbeda pendapat dengan Kholifah Utsman dan para sahabat kibar lainnya, dalam masalah menyimpan harta yang melewati batas kebutuhan.

Walau yang rojih dan benar adalah pendapat Kholifah Utsman dan para pembesar sahabat lainnya, bahwa boleh saja hal seperti itu asalkan telah dikeluarkan zakatnya.

Namun mereka menghargai kekokohan Abu Dzar dalam masalah kesendirian beliau, dengan pendapat beliau itu.

Advertisements