Mendoakan kebaikan bagi orang lain itu tidak mesti orang lainnya itu harus sudah baik dahulu, baru kita doakan. Justru yang ada kekurangan dan kejelekan itulah, yang lebih pantas untuk kita doakan.

Termasuk “kurang cerdas” fihak-fihak yang menuduh orang lain yang mendoakan kebaikan kepada pemerintah, sebagai penjilat yang tutup mata terhadap kejelekan, kekurangan, dan kedzoliman fihak yang didoakan.

Memperbaiki itu kadang tidak harus dengan memukul dan mencela. Tapi kadang dengan merangkul, mendoakan, dan menjaga darah orang banyak. Antum kurang cerdas?

Advertisements