Tanya :
Kenapa sebagian orang merasa rukun iman kepada Malaikat itu, dirasa kurang urgensi pemahamannya dan kurang aplikatif dalam kehidupan pemahaman beragama?

Padahal rukun iman kepada Malaikat itu menempati posisi rukun iman yang kedua, yang bahkan lebih dulu disebutkan sebelum rukun iman kepada Kitab-kitab Allah, rukun Iman kepada para Nabi, dst

Jawab :

Nah ini karena,
1. Selama ini kita kurang membahas masalah keagungan Malaikat. Kita kurang faham ilmu ilmu yang berkaitan dengan malaikat. Hal ini kurang dibahas. Kita jadi kurang memahami ilmu ilmu yang berkaitan dengan keagungan Malaikat.

Bahwasanya Allah Maha Besar dan Maha Kuasa untuk menciptakan makhluk yang tidak pernah berbuat dosa kepada Nya.

Yang mana Malaikat mempunyai kekuatan fisik yang sangat luar biasa. Yang memiliki ukuran yang sangat besar. Dan memiliki kecepatan yang luar biasa hingga mampu naik turun dari bumi hingga ke langit yang sangat tinggi hingga berlapis lapis, hanya dalam sehari semalam.

Jika kita tau Matahari dengan ukuran, kebesaran nya, dan kedahsyatannya yang sangat luar biasa itu. Yang mana kita kagum dengan hal itu. Maka Malaikat lebih luar biasa dari hal itu.

Ini sudah kita bahas ketika kita terangkan masalah sifat-sifat dan bentuk fisik malaikat.

2. Dan para Malaikat yang memiliki keagungan yang luar biasa, dan yang memiliki kekuatan yang luar biasa, merupakan ciptaan dan para tentara Allah. Yang juga diberikan tugas untuk mengatur alam semesta ini.

Jika Allah berkehendak untuk merubah sesuatu di alam semesta ini, maka hal itu mudah bagi Allah.

3. Hendaklah kita tau bahwa Allah Maha Mengetahui dan Maha Mengawasi. Ditambah lagi senantiasa ada malaikat yang senantiasa ada kanan kiri kita yang mengawasi dan mencatat segala amalan kita.

Tidak ada dari kata kata kita yang terucap, melainkan ada malaikat yang mencatat.

Maka dari itu dengan keimanan yang benar, hal ini akan membuat kita menjadi berhati hati terhadap segala ucapan dan tindak tanduk kita.

4. Dan salah satu yang penting adalah kita ini adalah makhluk yang butuh untuk didoakan.

Kita butuh terhadap doa dan shalawat dari para Malaikat. Kita butuh syafaat dari malaikat.

Hal ini sebagaimana yang sudah kita bahas mengenai amalan amalan apa sajakah, yang sesuai sunnah, yang menyebabkan kita mendapatkan doa dan shalawat dari malaikat kepada Allah.

Walloohu A’lam

[Sesi tanya jawab yang saya ajukan kepada ustadz Aep hafidzahulloh, ketika kajian kitab syarh ushuluts tsalatsah, ba’da sholat shubuh di masjid Al Fitroh Villa Bintaro Indah, 26 Maret 2016.

Saya tulis lagi dengan penyesuaian dan tambahan penjelasan yang diperlukan]

Advertisements