Ini yang “mungkin” banyak orang tidak tau….

Menyimpan uang di bank konvensional (baca : bank ribawi) dengan “berbagai niat” dan “berbagai kondisi keadaan” itu ternyata masing2 memiliki hukumnya sendiri-sendiri yang berbeda. Jadi tidak bisa dipukul rata.

Mentang-mentang Yahudi itu penghasilan utamanya adalah Riba, maka kita mutlak tidak boleh melakukan transaksi dengannya. Kan uang transaksi kita dg Yahudi itu berasal dari uang Riba, Harom donk…. Benarkah seperti itu pemahamannya? Tuh buktinya rasulullah juga melakukan transaksi dengan Yahudi… Gimana itu?…

Mentang-mentang Bank Ribawi itu pendapatan utamanya dari riba, maka apapun “niat” dan “kondisi keadaan kita”, kita tidak boleh menyimpang uang di bank secara Mutlak! Benarkah demikian pemahaman fiqh nya?….

Langsung aja cekidot penjelasan di link di bawah ini ya…

Narkoba itu harom dan sangat berbahaya, namun apakah apapun “niat” dan “kondisi keadaan kita”, kita tetap tidak boleh memakainya secara mutlak! Benarkah demikian pemahaman medisnya?…

Mikirrrr….

Baarokallohu fiik.

Lihat : http://www.konsultasisyariah.com/hukum-menabung-di-bank/

Advertisements