Di kajian kitab Bulughul Maraam saya bertanya kepada ustadz Sulam, Allah berfirman “wasta’iinuu bish shobri wash sholaah” (minta tolonglah kamu sekalian dengan sabar dan sholat).

Maksud dari minta tolong dengan sholat itu maksudnya bagaimana ya tadz?

Apakah maksudnya dengan berdoa di tempat tempat gerakan sholat yang membolehkan kita untuk berdoa apa saja, atau bagaimana?
***
Beliau menjawab bahwa maksudnya adalah benar benar minta tolong kepada Allah dengan sebab sholat kita.

Beliau kemudian menyebutkan dua buah hadits :
1. Abdullah bin Umar radhiyalloohu ‘anhu ketika dalam perjalanan dan diberitahu anaknya meninggal, maka beliau segera turun dari unta nya dan meminggirkan untanya, lalu beliau melakukan sholat sunnah mutlak dua rekaat untuk meminta tolong kepada Allah guna menenangkan hatinya yang sedih.

(notes : saya sendiri belum pernah menemui hadits mengenai kisah Abdullah bin Umar ini, kecuali setelah ustadz Sulam ceritakan).

2. Kisah Juraij dalam hadits shohih Bukhori-Muslim, yang mana Juraij ini adalah seorang ahli ibadah terkenal dari bani Israel.

Juraij ini dikisahkan oleh rasulullah difitnah oleh seorang pelacur, dengan mengatakan kesana kesini bahwa bayi yang digendongnya itu adalah anak hasil perzinaan nya dengan Juraij.

Bani israel pun terhasut dan murka terhadap Juraij. Maka rumah ibadah Juraij pun dihancurkan dan Juraij pun dipukuli.

Sembari dipukuli Juraij pun bertanya “ada apa ini?”, maka masyarakat bani Israel pun menjawabnya bahwa dia telah berzina dengan pelacur itu dan melahirkan anak hasil zina.

Maka Juraij pun berkata “bawa bayi itu ke hadapan ku”, setelah bayi itu dibawa ke hadapan Juraij maka dia berkata “Biarkanlah aku melakukan sholat terlebih dahulu”

Setelah selesai solat Juraij pun menempelkan tangannya di perut bayi itu sambil berkata, “katakanlah, siapa ayahmu”.

Maka keajaiban pun terjadi, bayi itu tiba tiba bisa berbicara dan berkata “ayahku adalah fulan, seorang penggembala ternak”.

Maka gemparlah bani israel dengan keajaiban ini. Minta maaflah mereka kepada Juraij, direhabilitasi nama baiknya, dan dibangun lagi tempat ibadah nya.

****
Catatan pribadi dari saya :
Jadi jika kita ingin minta pertolongan dari Allah dengan sholat kita, maka lakukanlah sholat sunnah mutlak dua rekaat dengan diniatkan untuk “merengek” dan “merendahkan diri” meminta pertolongan kepada Allah.

Diulang-ulang terus sholat sunnah mutlak kita dua rekaat dua rekaat juga tidak mengapa.

Teruslah kita berusaha untuk “mengetuk” pintu pertolongan dari Allah sebanyak mungkin kita bisa.

Ajukan juga doa doa yang kita kehendaki untuk minta pertolongan Allah, di tempat tempat gerakan sholat yang membolehkan kita untuk memanjatkan doa apa saja yang kita mau.

Baik itu ketika sujud, ataupun setelah selesai membaca tahiyat akhir sebelum salam.

Boleh dengan doa bikinan kita sendiri, dan boleh juga dengan memakai bahasa indonesia atau bahasa lain yang kita suka. Tidak harus bahasa arab. Demikian menurut pendapat sebagian ulama yang membolehkan, yang saya anggap kuat.

Lihat juga : http://www.konsultasisyariah.com/doa-sujud/

Wallaahu A’lam

Advertisements