Quote :

“Di antara kandungan makna nama Allah, Al-Waduud (Maha Mencintai dan dicintai hamba-hamba-Nya yang shaleh) adalah bahwa,

Dialah yang memberi taufik kepada hamba-hamba-Nya yang beriman kepada SEBAB-SEBAB yang memudahkan mereka untuk mencintai-Nya, bahkan menjadikan-Nya lebih mereka cintai dari segala sesuatu yang ada di dunia ini.

Syaikh ‘Abdurrahman as-Sa’di berkata :

“Karunia/kebaikan semua kembali kepada Allah, karena Dialah yang memudahkan segala sebab untuk menjadikan hamba-hamba-Nya cinta kepada-Nya, Dialah yang mengajak dan menarik hati mereka untuk mencintai-Nya.

Dialah yang mengajak hamba-hamba-Nya untuk mencintai-Nya dengan menyebutkan (dalam al-Qur’an) sifat-sifat-Nya yang Maha luas, agung, dan indah, yang ini semua akan menarik hati-hati yang suci dan jiwa-jiwa yang lurus.

Karena sesungguhnya hati dan jiwa yang bersih secara fitrah akan mencintai (sifat-sifat) kesempurnaan “”

[Puncak Kemaha Indahan Asmaul Husna, Abdullah Taslim al Buthani, hal 33]

Tambahan :

Allah telah menunjukkan sebab-sebab dan cara-cara untuk mencintai Nya yang benar, sebagai konsekuensi dari makna Asmaul Husna Nya Al-Waduud.

Oleh karena itu cintailah Allah dengan sebab sebab, cara cara, dan pemahaman yang benar!

Jangan sampai kita tidak dicintai Allah dan bahkan justru dimurkai oleh Nya, karena kita menempuh cara dan sebab yang tidak dibenarkan syariat Allah dalam menggapai cinta Nya.

Berhati hati lah terhadap perangkap dan talbis iblis yang mengatasnamakan cinta. Sudah cukup banyak korbannya, bahkan hingga yang sampai bersikap “Kurang Ajar” terhadap Allah dengan mengatas namakan cinta.