Update : Serial Ebook Risalah Tauhid jilid 4 Pluralis Liberal

Leave a comment

Alhamdulillah tulisan kami seri Risalah Tauhid jilid 4 yang mengambil tema Pluralis Liberal, telah selesai kami revisi.

Pada revisi ini kami berikan banyak sekali tambahan-tambahan bab dan tambahan-tambahan tulisan, yang insya Allah bermanfaat. Untuk kemudian kami jadikan ebook berbentuk PDF.

Ebook “Risalah Tauhid jilid 4 – Pluralis Liberal” dapat diunduh secara gratis pada link berikut ini :

Risalah Tauhid Jilid 4 – Pluralis Liberal

Link : https://kautsaramru.files.wordpress.com/2016/12/risalah-tauhid-jilid-4.pdf

***

Kitab Risalah Tauhid jilid 4 ini berfokus membahas Pluralis Liberal, dengan faham Pluralisme nya.

Metode pembahasan pada jilid 4 ini lebih banyak kepada rudud (bantahan-bantahan) terhadap syubhat Pluralisme. Oleh karena itu, kami berharap dasar-dasar pemahaman dari Risalah Tauhid jilid 1 sampai 3 sudah didapatkan dan difahami terlebih dahulu.

Beberapa bagian dari tulisan ini juga direferensikan untuk membaca Risalah Tauhid jilid 1 ataupun 3, guna pembahasan lebih lanjut. Ini dimaksudkan agar tidak memperpanjang pembahasan, dan tidak mengulangi apa yang telah dibahas pada jilid-jilid sebelumnya.

Jika terlewat dan belum mendapatkan eBook seri Risalah Tauhid 1 sampai 3, ebook seri Risalah Tauhid itu juga dapat diunduh di sini :

1. Risalah Tauhid Jilid 1

Tema : Makna Kalimatut Tauhid ( لا إِلَهَ إِلا اللهُ ) dan korelasi pembagian Tauhid

Ebook dapat diunduh di : https://kautsaramru.files.wordpress.com/2016/07/risalah-tauhid-jilid-1.pdf

2. Risalah Tauhid Jilid 2
Tema : Ismul A’dzom Allah ( اللهُ )

Ebook dapat diunduh di : https://kautsaramru.files.wordpress.com/2014/03/risalah-tauhid-jilid-2.pdf

3. Risalah Tauhid Jilid 3
Tema : Ismul A’dzom Allah ( اللهُ ) dan Dakwah Tauhid kepada Ahlul Kitab

Ebook dapat diunduh di : https://kautsaramru.files.wordpress.com/2014/03/risalah-tauhid-jilid-3.pdf

4. Risalah Tauhid Jilid 4
Tema : Pluralis Liberal

Ebook dapat diunduh di : https://kautsaramru.files.wordpress.com/2016/12/risalah-tauhid-jilid-4.pdf

***

Kami menyadari bahwa tulisan kami ini sebenarnya masih jauh dari layak. Oleh karena itu salam, tegur sapa, kritik, dan koreksi kami harap selalu dengan tangan terbuka.

Semoga tulisan ini bermanfaat, mudah untuk difahami, dan bisa ikut berpartisipasi dalam menyebarkan ilmu untuk menjaga diri-diri kita dari syubhat-syubat Pluralisme.

Semoga tulisan ini dapat menambah beratnya amal timbangan kami di akhirat kelak. Baarokalloohu fiik

Antara Pluralisme Agama dan Pluralisme Manhaj

Leave a comment

Pluralisme Agama : Teologi Inklusif
(Praktek : Gerakan inklusifisme Teologi yang saling toleran, bersatu dalam Satu Tuhan banyak jalan mewujudkan rahmatan lil ‘alamin)

Pluralisme Manhaj : Manhaj Muwazanah
(Praktek : Gerakan inklusifisme manhaj yang saling bersinergi, bersatu membela Islam dari musuh-musuh Islam dalam masalah politik dan kekuasaan )

Rahasia seorang ayah

Leave a comment

Copas :

📚 RAHASIA BESAR SEORANG AYAH YANG TIDAK DIKETAHUI SEORANG ANAK…

Mungkin ibuku lebih kerap menelpon untuk menanyakan keadaanku setiap hari, tapi apakah aku tahu, bahwa sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku?

Semasa kecil, ibuku lah yang lebih sering menggendongku. Tapi apakah aku tau bahwa ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih, ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian, walau beliau tak bertanya langsung kepadaku karena letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku.

Saat aku sakit demam, ayah membentakku”Sudah diberitahu, Jangan minum es!”

Lantas aku merengut menjauhi ayahku dan menangis di depan ibu.

Tapi apakah aku tahu bahwa ayahlah yang risau dengan keadaanku, sampai beliau hanya bisa menggigit bibir menahan kesakitanku.

Ketika aku remaja, aku meminta izin untuk keluar malam. Ayah dengan tegas berkata“Tidak boleh!”

Sadarkah aku, bahwa ayahku hanya ingin menjaga aku, karena beliau lebih tahu dunia luar, dibandingkan aku bahkan ibuku ?

Karena bagi ayah, aku adalah sesuatu yang sangat berharga. Saat aku sudah dipercayai olehnya, ayah pun melonggarkan peraturannya.

Maka kadang aku melanggar kepercayaannya.Ayah lah yang setia menunggu aku diruang tamu dengan rasa sangat risau, bahkan sampai menyuruh ibu untuk mengontak beberapa temannya untuk menanyakan keadaanku, ”Dimana, dan sedang apa aku diluar sana ?”

Setelah aku dewasa, walau ibu yang mengantar aku ke sekolah untuk belajar, tapi tahukah aku, bahwa ayah lah yang berkata: “Ibu, temanilah anakmu, aku pergi mencari nafkah dulu buat kita bersama.”

Disaat aku merengek memerlukan ini – itu, untuk keperluan kuliahku, ayah hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak, beliau memenuhinya, dan cuma berpikir, ‘kemana aku harus mencari uang tambahan, padahal gajiku pas-pasan dan sudah tidak ada lagi tempat untuk meminjam.’

Saat aku berjaya. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukku. Ayah lah yang mengabari sanak saudara,”Anakku sekarang sukses. Alhamdulillah”

Walau kadang aku cuma bisa membelikan baju koko itu pun cuma setahun sekali. Ayah akan tersenyum dengan bangga.

Dalam sujudnya ayah juga tidak kalah dengan doanya ibu, cuma bedanya ayah simpan doa itu dalam hatinya.

Sampai ketika nanti aku menemukan jodohku, ayahku akan sangat berhati – hati mengizinkannya.

Dan akhirnya, saat ayah melihat ku duduk diatas pelaminan bersama pasanganku, ayahpun tersenyum bahagia.

Lantas pernahkah aku memergoki, bahwa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis?

Ayah menangis karena ayah sangat bahagia. Dan beliau pun berdoa, “Ya Allah Rabbi, tugasku telah selesai dengan baik dengan pertolongan-Mu. Kami mohon kepada-Mu, bahagiakan lah putra putri kecilku yang manis bersama pasangannya.”

Pesan ibu ke anak untuk seorang Ayah :
* Anakku..Memang ayah tidak mengandungmu,tapi darahnya mengalir di darahmu, namanya melekat di namamu..

* Memang ayah tak melahirkanmu…Memang ayah tak menyusuimu,..tapi dari keringatnya lah setiap tetesan yang menjadi air susumu…

* Nak….Ayah memang tak menjagai-mu setiap saat,…tapi tahukah kau dalam do’anya selalu ada namamu disebutnya…

* Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar karena dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau merasa tak aman…

* Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat bunda,…karena kecintaannya dia takut tak sanggup melepaskanmu…

* Dia ingin kau mandiri, agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua sendiri..

* Bunda hanya ingin kau tahu Nak..bahwa…Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda..
.
* Anakku…Ketahui lah bahwa pada diri ayahmu lah juga terdapat surga bagimu… Maka hormati dan sayangi ayahmu.

✍🏼 Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin, حفظه الله تعالى
•┈┈••✦✿✦••┈┈•

Repost by :
🌀TEGAR DIATAS SUNNAH
Grup Sharing Kajian Islam
Silahkan berbagi

Follow Channel Telegram
@kajianislamtegardiatassunnah
untuk mendapatkan informasi seputar agama Islam

Politik belah bambu Pluralis Manhaj

Leave a comment

Politik belah bambu ala Pluralis Manhaj tampaknya sudah dimulai saudara saudara.

Jangan takut dengan orang yang memanfaatkan perkataan Ulama, dan terkesan berada di belakang ulama demi membela tokoh dan manhaj yang menyimpang.

Sesungguhnya Umar bin Khoththob dahulu memberikan tazkiyah kepada Abdurrahman bin Muljam. Dan ternyata sepeninggal Umar, Abdurrahman bin Muljam berbalik menjadi Khowarij dan membunuh Kholifah Ali bin Abi Tholib.

Polemik demo 212 – 4

Leave a comment

Quote point nomer 2 dan 3 dari sikap resmi MUI :

2. Apabila terpaksa hendak melakukan demonstrasi, MUI mengimbau agar dilakukan dengan sopan, tertib, damai, akhlaqul karimah, serta mematuhi peraturan yang berlaku.

3. Terkait dengan rencana aksi unjuk rasa pada 2 Desember 2016 yang antara lain akan dilakukan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI), maka MUI memandang perlu untuk menegaskan bahwa GNPF MUI bukanlah merupakan bagian dari Dewan Pimpinan MUI dan tidak ada hubungan struktural formal apapun juga antara DP MUI dengan GNPF MUI.

Lihat : https://news.detik.com/berita/d-3351666/ini-sikap-resmi-mui-terkait-rencana-demo-2-desember

Polemik demo 212 – 3

Leave a comment

Berita yang saya terima, MUI tidak setuju dengan demo 212.

Ahsan nasehat MUI itu diterima, dan donasi kegiatan digunakan untuk membantu muslim Rohingya saja.

Hari ini tersangka penista agama dipanggil oleh Polri. Moga moga dia ditahan guna keperluan pengadilan.

Untuk video rekaman pernyataan MUI untuk tidak demo, silakan lihat link berikut mulai dari waktu 7 : 25 hingga seterusnya.

Pernyataan MUI saya kira cukup jelas

Lihat : https://m.youtube.com/watch?v=YcDVG7ygdAI

Kritik Yusuf Al Qordhowy terhadap pemikiran takfir Sayyid Quthb

Leave a comment

Moga moga kritik dari Syaikh Yusuf Al Qordhowy terhadap pemikiran takfiri Sayyid Quthb ini, bisa didengar oleh para Quthuby.

Quote :
“Ulama Islam terkemuka Syaikh Yusuf al-Qardawi mengatakan jika genre pemikiran takfir (pengkafiran) ala Sayyid Quthb sama sekali tidak mencerminkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang dipegang teguh oleh mayoritas umat Muslim di seluruh dunia.”

Older Entries